PANTURAUPDATE.COM – Sejumlah perusahaan penyedia bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia secara bersamaan melakukan penyesuaian harga pada sejumlah produk mereka. Penurunan harga terutama terjadi pada BBM nonsubsidi, mengikuti perkembangan harga energi di pasar global dan berbagai pertimbangan ekonomi.
PT Pertamina Patra Niaga menjadi salah satu perusahaan yang melakukan penyesuaian harga untuk beberapa produk unggulannya. Tiga jenis BBM nonsubsidi, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.
Harga Pertamax Turbo kini dipatok sebesar Rp19.300 per liter atau turun Rp1.450 dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp20.750 per liter.
Sementara itu, Pertamina Dex mencatat penurunan paling besar. Harga BBM diesel berkualitas tinggi tersebut turun Rp3.650 per liter, dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter. Adapun Dexlite kini dijual Rp19.700 per liter setelah mengalami penurunan Rp3.300 dari harga sebelumnya Rp23.000 per liter.
Meski demikian, tidak semua produk Pertamina mengalami perubahan harga. Pertamax (RON 92) masih dipertahankan di level Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 tetap dijual Rp17.000 per liter. Harga kedua produk tersebut masih berlaku sejak penyesuaian yang dilakukan pada 10 Juni 2026.
Penyesuaian harga juga dilakukan oleh BP-AKR. Perusahaan ini menurunkan harga BP Ultimate Diesel secara signifikan menjadi Rp21.340 per liter dari sebelumnya Rp25.060 per liter. Di sisi lain, harga BP 92 tetap bertahan di Rp16.670 per liter, sedangkan BP Ultimate masih dijual Rp17.240 per liter tanpa perubahan.
Shell Indonesia turut mengikuti tren penurunan harga dengan memangkas harga Shell V-Power Diesel. Produk diesel premium tersebut kini dibanderol Rp21.340 per liter, turun dari sebelumnya Rp24.490 per liter.
Namun hingga penyesuaian terbaru diumumkan, harga beberapa produk bensin Shell lainnya seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ belum mengalami perubahan atau belum tercantum dalam daftar harga terbaru yang dirilis perusahaan.
Sementara itu, Vivo Energy Indonesia juga memperbarui daftar harga BBM yang dipasarkan. Vivo Revvo 92 dijual Rp16.670 per liter, Vivo Revvo 95 dipatok Rp17.240 per liter, sedangkan Vivo Diesel Primus berada di level Rp21.340 per liter.
Adapun Mobil Indostation menetapkan harga Gasoline 92 sebesar Rp16.670 per liter.
Penyesuaian harga BBM yang dilakukan sejumlah badan usaha tersebut mencerminkan kondisi pasar energi yang terus bergerak. Perubahan harga dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari fluktuasi harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, kebijakan fiskal pemerintah, hingga mempertimbangkan daya beli masyarakat dan kondisi perekonomian nasional.
Dengan turunnya harga beberapa jenis BBM nonsubsidi, masyarakat diharapkan memperoleh pilihan bahan bakar yang lebih kompetitif sesuai kebutuhan kendaraan masing-masing. Persaingan harga antarpenyedia BBM juga diperkirakan akan terus berlangsung seiring perubahan kondisi pasar energi global.





