• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy
Sabtu, Agustus 1, 2026
Pantura Update
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
No Result
View All Result
Pantura Update
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
Home Jateng

BREAKING NEWS: Calon Bhayangkara Taruna Meninggal Dunia Usai Ditemukan Terluka di Kompleks Akpol Semarang

Redaksi Pantura Update by Redaksi Pantura Update
23 jam ago
in Jateng, Kriminal, Nasional, Pendidikan
BREAKING NEWS: Calon Bhayangkara Taruna Meninggal Dunia Usai Ditemukan Terluka di Kompleks Akpol Semarang

Ilustrasi : Gerbang Akademi Kepolisin di Kota Semarang, Jawa Tengah

27
SHARES
167
VIEWS

PANTURAUPDATE.COM – Seorang calon Bhayangkara Taruna (Cabhatar) berinisial AMM (19) meninggal dunia setelah ditemukan dalam kondisi terluka di lingkungan Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (30/7/2026) malam. Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di area luar atau outdoor di sekitar Gedung Werving Hoegeng, Kompleks Akademi Kepolisian, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Korban pertama kali ditemukan dalam kondisi mengalami luka sebelum segera dievakuasi ke Rumah Sakit Akpol Semarang guna mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Yuliyanto, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar, pada Kamis sekitar pukul 19.30 WIB, almarhum ditemukan di lingkungan Akpol dalam kondisi mengalami luka. Korban kemudian dibawa ke RS Akpol untuk mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia,” ujar Yuliyanto dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026).

BeritaTerkait

HUT ke-81 RI di Semarang Dimeriahkan Beragam Promo, Tarif BRT Diskon hingga Cek Kesehatan Gratis

ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

Menag Sebut Kepemimpinan Prabowo Berada di Jalur Tepat, Ajak Masyarakat Bersyukur di Tengah Tantangan Global

Setelah dinyatakan meninggal, jenazah korban dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Tengah untuk menjalani proses pemulasaraan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Polda Jawa Tengah juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya calon taruna tersebut.

“Kami mewakili keluarga besar Polri mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Yuliyanto.

Baru Memulai Pendidikan

AMM diketahui merupakan calon Bhayangkara Taruna berusia 19 tahun yang baru memulai pendidikan di Akademi Kepolisian. Ia berasal dari Makassar dan mengikuti pendidikan sebagai peserta pengiriman dari Polda Papua Barat Daya.

Menurut Yuliyanto, korban bersama peserta lainnya baru mengikuti pembukaan pendidikan di Akpol pada pekan ini. Setelah menyelesaikan tahapan awal, seluruh peserta dijadwalkan mengikuti pendidikan integrasi bersama taruna TNI di Magelang.

“Mereka baru memulai pendidikan di Akpol dan selanjutnya akan mengikuti program integrasi bersama taruna TNI di Magelang,” jelasnya.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Meski keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah, kepolisian memastikan proses penyelidikan tetap berjalan untuk mengungkap fakta di balik kejadian itu.

Tim penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah keterangan dari saksi. Mereka yang diperiksa antara lain rekan-rekan korban yang pertama kali menemukan korban maupun yang sempat berinteraksi dengannya sebelum kejadian.

“Saat ini petugas masih mendalami keterangan dari teman-teman korban, baik yang menemukan maupun yang sebelumnya bersama almarhum,” ujar Yuliyanto.

Selain pemeriksaan saksi, penyelidikan juga melibatkan tim medis guna mengetahui penyebab pasti korban meninggal dunia. Hingga saat ini, kepolisian belum menyimpulkan apakah luka yang dialami korban disebabkan oleh terjatuh atau faktor lainnya.

“Kami belum dapat memastikan penyebab korban ditemukan dalam kondisi tersebut. Hasil pemeriksaan medis masih kami tunggu sehingga penyelidikan dapat dilakukan secara menyeluruh,” tuturnya.

Polda Jawa Tengah menegaskan seluruh proses investigasi akan dilakukan secara profesional dan transparan. Kepolisian meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan resmi serta tidak berspekulasi mengenai penyebab meninggalnya calon Bhayangkara Taruna tersebut sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan.

Tags: akpolJawa Tengahsemarangtaruna tewas
Redaksi Pantura Update

Redaksi Pantura Update

BeritaTerkait

HUT ke-81 RI di Semarang Dimeriahkan Beragam Promo, Tarif BRT Diskon hingga Cek Kesehatan Gratis

HUT ke-81 RI di Semarang Dimeriahkan Beragam Promo, Tarif BRT Diskon hingga Cek Kesehatan Gratis

Agustus 1, 2026
ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

Agustus 1, 2026
Menag Sebut Kepemimpinan Prabowo Berada di Jalur Tepat, Ajak Masyarakat Bersyukur di Tengah Tantangan Global

Menag Sebut Kepemimpinan Prabowo Berada di Jalur Tepat, Ajak Masyarakat Bersyukur di Tengah Tantangan Global

Agustus 1, 2026
Load More
Next Post
Timnas Garuda Bungkam Timor Leste 3-0, Sapu Bersih Dua Laga Awal Piala AFF 2026

Timnas Garuda Bungkam Timor Leste 3-0, Sapu Bersih Dua Laga Awal Piala AFF 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BeritaPopuler

  • Muhammad Naoval Ardan bersama Dosen penguji setelah resmi menyandang gelar doktor setelah sukses mempertahankan disertasinya di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang

    Dewan Ustadz Ponpes Al-Amanah Demak Raih Gelar Doktor, Angkat Pemikiran Sosrokartono untuk Pendidikan Karakter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik DPR soal ASN “Absen, Ngopi, Pulang” Tuai Sorotan, Warganet Ramai Minta Legislator Introspeksi

    6 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Leverage dalam Trading Forex dan Cara Menggunakannya dengan Bijak

    13 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa CSMS Menjadi Faktor Penentu Lolos Seleksi Vendor dan Kontraktor

    36 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tanggapi Dissenting Opinion Hakim di Kasus Nadiem: Empat Hakim Tetap Nyatakan Bersalah

    21 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lionel Messi Cetak Rekor Baru di Piala Dunia Usai Bobol Gawang Cape Verde

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy

Copyright ©2026 Pantura Update - All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral

Copyright ©2026 Pantura Update - All rights reserved