• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy
Senin, Agustus 3, 2026
Pantura Update
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
No Result
View All Result
Pantura Update
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
Home Kriminal

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi dalam Pengusutan Kasus Suap di Kabupaten Muara Enim

Redaksi Pantura Update by Redaksi Pantura Update
3 minggu ago
in Kriminal, Nasional
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi dalam Pengusutan Kasus Suap di Kabupaten Muara Enim
7
SHARES
19
VIEWS

PANTURAUPDATE.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami perkara dugaan suap yang berkaitan dengan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Dalam perkembangan terbaru, penyidik menggeledah rumah Anggota V BPK, Bobby Adhityo Rizaldi, yang berada di kawasan Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Menurutnya, langkah itu merupakan bagian dari proses penyidikan guna melengkapi alat bukti dalam perkara yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison.

“Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti elektronik yang selanjutnya akan dilakukan proses ekstraksi untuk kepentingan pendalaman informasi,” ujar Budi dalam keterangan tertulis.

Budi menjelaskan, barang bukti elektronik yang disita akan dianalisis lebih lanjut guna mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi. KPK menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penggeledahan ini masih berkaitan dengan kasus dugaan suap dalam proses audit BPK terhadap Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Penyidik berupaya mengumpulkan bukti tambahan untuk memperkuat konstruksi perkara yang tengah ditangani.

BeritaTerkait

ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

Menag Sebut Kepemimpinan Prabowo Berada di Jalur Tepat, Ajak Masyarakat Bersyukur di Tengah Tantangan Global

Hasil Survei SMRC: Elektabilitas Dedi Mulyadi Lampaui Prabowo, Warga Jawa Barat Beri Beragam Tanggapan

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 8 Juni 2026. Dalam operasi tersebut, Edison diamankan sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka sehari kemudian bersama tiga orang lainnya, yakni Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim tahun 2026 Abi Nurwardani, keponakan Edison bernama Adi Triyadi, serta Marketing PT Millenium Solusi Abadi, Cory Erin Hardi.

KPK menduga Edison menerima uang suap sebesar Rp500 juta yang berasal dari Cory Erin Hardi melalui perantara Abi Nurwardani. Uang tersebut diduga diberikan sebagai bentuk menjaga hubungan dengan pemerintah daerah setelah PT Millenium Solusi Abadi memperoleh proyek pengadaan smart board di Kabupaten Muara Enim pada 2025.

Selain dugaan suap tersebut, penyidik juga menemukan indikasi adanya aliran dana lain yang berasal dari sejumlah rekanan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Dalam rangkaian penyidikan, KPK menyita uang tunai sekitar Rp1,9 miliar yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Pengembangan kasus kemudian berlanjut pada 10 Juni 2026. Saat itu, KPK kembali melakukan operasi terhadap lima aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan BPK. Langkah tersebut masih berkaitan dengan dugaan praktik suap dalam audit keuangan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Dalam penyidikan lanjutan, KPK mengungkap dugaan adanya permintaan uang senilai Rp1,6 miliar dari oknum di lingkungan BPK agar hasil audit atas pengadaan smart board diubah. Temuan tersebut menjadi dasar pengembangan perkara hingga menetapkan lima tersangka baru.

Kelima tersangka tersebut masing-masing adalah Angga dari pihak swasta, Titin Rita Lestari selaku ASN sekaligus pengendali teknis, Bupati Muara Enim nonaktif Edison, Marketing PT Millenium Solusi Abadi Cory Erin Hardi, serta Fika yang menjabat Direktur PT Millenium Solusi Abadi.

Hingga saat ini, KPK masih terus mendalami keterlibatan sejumlah pihak dalam perkara tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya aliran dana maupun peran pihak lain yang berkaitan dengan dugaan suap dalam proses audit BPK. Lembaga antirasuah itu memastikan penyidikan akan terus dikembangkan berdasarkan alat bukti yang diperoleh, termasuk hasil analisis terhadap barang bukti elektronik yang diamankan dalam penggeledahan rumah Bobby Adhityo Rizaldi.

Tags: Bobby Aditio RizaldiKorupsiKPKOTT Bupati Muara Enim
Redaksi Pantura Update

Redaksi Pantura Update

BeritaTerkait

ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

Agustus 1, 2026
Menag Sebut Kepemimpinan Prabowo Berada di Jalur Tepat, Ajak Masyarakat Bersyukur di Tengah Tantangan Global

Menag Sebut Kepemimpinan Prabowo Berada di Jalur Tepat, Ajak Masyarakat Bersyukur di Tengah Tantangan Global

Agustus 1, 2026
Hasil Survei SMRC: Elektabilitas Dedi Mulyadi Lampaui Prabowo, Warga Jawa Barat Beri Beragam Tanggapan

Hasil Survei SMRC: Elektabilitas Dedi Mulyadi Lampaui Prabowo, Warga Jawa Barat Beri Beragam Tanggapan

Agustus 1, 2026
Load More
Next Post
KPK Siapkan Supervisi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Proses Akan Mengacu pada SOP

KPK Siapkan Supervisi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Proses Akan Mengacu pada SOP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BeritaPopuler

  • Muhammad Naoval Ardan bersama Dosen penguji setelah resmi menyandang gelar doktor setelah sukses mempertahankan disertasinya di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang

    Dewan Ustadz Ponpes Al-Amanah Demak Raih Gelar Doktor, Angkat Pemikiran Sosrokartono untuk Pendidikan Karakter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik DPR soal ASN “Absen, Ngopi, Pulang” Tuai Sorotan, Warganet Ramai Minta Legislator Introspeksi

    6 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Leverage dalam Trading Forex dan Cara Menggunakannya dengan Bijak

    13 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa CSMS Menjadi Faktor Penentu Lolos Seleksi Vendor dan Kontraktor

    36 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Turunkan Stunting dan Perkuat Pencegahan Narkoba, Unwahas Terjunkan 671 Mahasiswa KKN di Kendal

    42 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tanggapi Dissenting Opinion Hakim di Kasus Nadiem: Empat Hakim Tetap Nyatakan Bersalah

    21 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy

Copyright ©2026 Pantura Update - All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral

Copyright ©2026 Pantura Update - All rights reserved