• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy
Senin, Agustus 3, 2026
Pantura Update
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
No Result
View All Result
Pantura Update
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
Home Jateng

Harlah BEM Fakultas Teknik Unwahas Diwarnai Aksi Peduli Lingkungan, 4.000 Bibit Ikan Ditebar di Waduk Jatibarang

Redaksi Pantura Update by Redaksi Pantura Update
3 minggu ago
in Jateng, Pendidikan
Harlah BEM Fakultas Teknik Unwahas Diwarnai Aksi Peduli Lingkungan, 4.000 Bibit Ikan Ditebar di Waduk Jatibarang

Dekan Fakultas Teknik Unwahas, Dr. Imam Safa'at beserta Mahasiswa BEM Fakultas Teknik Unwahas saat Acara Tabur Benih Ikan di Waduk Jatibarang Kota Semarang

76
SHARES
215
VIEWS

PANTURAUPDATE.COM – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) tahun 2026 tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Organisasi kemahasiswaan tersebut memilih menghadirkan aksi nyata melalui program pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi pelestarian lingkungan dan penyebaran 4.000 bibit ikan di kawasan Waduk Jatibarang, Kota Semarang.

Kegiatan yang mengusung tema “Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat sebagai Wujud Kepedulian Lingkungan” ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem perairan sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.

Program tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pembangunan Prasarana Pengawasan Sumber Daya Perikanan Dinas Perikanan Kota Semarang, Indah Kurniasih W., S.TP., M.Ling., serta perwakilan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Waduk Jatibarang, Widodo.

Ketua Panitia, Taqiyya Azka Aqhniya, memimpin jalannya kegiatan yang juga dihadiri Ketua BEM Fakultas Teknik Unwahas Alya Melinda Fafaroh, jajaran pengurus organisasi mahasiswa, civitas akademika Fakultas Teknik, serta masyarakat sekitar Waduk Jatibarang.

Dekan Fakultas Teknik Unwahas, Dr. Imam Syafa’at, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang memilih memperingati hari jadi organisasi melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan.

BeritaTerkait

HUT ke-81 RI di Semarang Dimeriahkan Beragam Promo, Tarif BRT Diskon hingga Cek Kesehatan Gratis

ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

6 Kabupaten di Jawa Tengah Siap Jadi Kawasan Industri Baru, Belasan Daerah Belum Penuhi Persyaratan

Menurutnya, penyebaran ribuan bibit ikan bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.

Ia menegaskan bahwa waduk memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai sumber daya air, tetapi juga sebagai habitat berbagai jenis biota yang harus dijaga keberlangsungannya. Oleh karena itu, keterlibatan generasi muda dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan upaya konservasi lingkungan.

“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selain penyebaran bibit ikan, peserta juga mengikuti edukasi mengenai pentingnya menjaga kualitas lingkungan, mengurangi pencemaran, serta meningkatkan kesadaran kolektif dalam merawat kawasan Waduk Jatibarang sebagai salah satu aset ekologi sekaligus destinasi wisata di Kota Semarang.

Dosen pendamping kegiatan, Mustagfirin, S.Sn., M.Kom., menilai mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat. Menurutnya, peran tersebut tidak cukup diwujudkan melalui gagasan semata, tetapi harus dibarengi tindakan nyata.

Ia mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan keberanian menyampaikan gagasan secara santun dengan didukung data serta solusi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Mustagfirin, kegiatan pelestarian lingkungan yang dipadukan dengan edukasi masyarakat menjadi contoh konkret bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus membangun budaya peduli lingkungan sejak dini.

Sementara itu, Ketua BEM Fakultas Teknik Unwahas, Alya Melinda Fafaroh, berharap Harlah BEM tahun ini menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Ia menilai kegiatan sosial dan lingkungan perlu terus dikembangkan agar keberadaan organisasi mahasiswa mampu memberikan dampak positif yang lebih luas.

Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, Pokdarwis, dan masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam menjaga kelestarian Waduk Jatibarang. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang lebih sehat sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya perairan untuk jangka panjang.

Melalui penyebaran 4.000 bibit ikan serta edukasi pelestarian lingkungan, Fakultas Teknik Unwahas ingin menunjukkan bahwa peran mahasiswa tidak hanya terbatas pada aktivitas akademik di ruang kuliah. Lebih dari itu, mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat, menghadirkan solusi, serta menjadi pelopor gerakan yang mendorong terciptanya lingkungan yang lestari dan berkelanjutan.

Tags: BEM Teknik UnwahasFakultas Teknik UnwahasUNWAHAS SEMARANG
Redaksi Pantura Update

Redaksi Pantura Update

BeritaTerkait

HUT ke-81 RI di Semarang Dimeriahkan Beragam Promo, Tarif BRT Diskon hingga Cek Kesehatan Gratis

HUT ke-81 RI di Semarang Dimeriahkan Beragam Promo, Tarif BRT Diskon hingga Cek Kesehatan Gratis

Agustus 1, 2026
ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

Agustus 1, 2026
6 Kabupaten di Jawa Tengah Siap Jadi Kawasan Industri Baru, Belasan Daerah Belum Penuhi Persyaratan

6 Kabupaten di Jawa Tengah Siap Jadi Kawasan Industri Baru, Belasan Daerah Belum Penuhi Persyaratan

Agustus 1, 2026
Load More
Next Post
Duel Guru dan Murid Warnai Final Piala Dunia 2026, Scaloni Siap Tantang De la Fuente demi Gelar Juara

Duel Guru dan Murid Warnai Final Piala Dunia 2026, Scaloni Siap Tantang De la Fuente demi Gelar Juara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BeritaPopuler

  • Muhammad Naoval Ardan bersama Dosen penguji setelah resmi menyandang gelar doktor setelah sukses mempertahankan disertasinya di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang

    Dewan Ustadz Ponpes Al-Amanah Demak Raih Gelar Doktor, Angkat Pemikiran Sosrokartono untuk Pendidikan Karakter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik DPR soal ASN “Absen, Ngopi, Pulang” Tuai Sorotan, Warganet Ramai Minta Legislator Introspeksi

    6 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Leverage dalam Trading Forex dan Cara Menggunakannya dengan Bijak

    13 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa CSMS Menjadi Faktor Penentu Lolos Seleksi Vendor dan Kontraktor

    36 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Turunkan Stunting dan Perkuat Pencegahan Narkoba, Unwahas Terjunkan 671 Mahasiswa KKN di Kendal

    42 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tanggapi Dissenting Opinion Hakim di Kasus Nadiem: Empat Hakim Tetap Nyatakan Bersalah

    21 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy

Copyright ©2026 Pantura Update - All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral

Copyright ©2026 Pantura Update - All rights reserved