• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy
Senin, Agustus 3, 2026
Pantura Update
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
No Result
View All Result
Pantura Update
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
Home Jateng

Pemkot Semarang Resmikan Pharma City, Platform Digital yang Satukan Layanan Apotek dan Data Kefarmasian

Redaksi Pantura Update by Redaksi Pantura Update
3 minggu ago
in Jateng, Nasional, Pendidikan
Pemkot Semarang Resmikan Pharma City, Platform Digital yang Satukan Layanan Apotek dan Data Kefarmasian

Sekretaris Daerah Kota Semarang memberikan sambutan saat acara peluncuran Pharma City

5
SHARES
33
VIEWS

PANTURAUPDATE.COM – Pemerintah Kota Semarang resmi meluncurkan Pharma City (Pelayanan Farmasi Apotek Terintegrasi Kota Semarang) sebagai langkah memperkuat transformasi digital di sektor kesehatan. Platform ini dirancang untuk mengintegrasikan layanan kefarmasian, mulai dari informasi lokasi apotek, ketersediaan obat secara real-time, hingga layanan konsultasi dengan apoteker dalam satu sistem yang mudah diakses masyarakat.

Peluncuran Pharma City dilakukan dalam rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis Pelayanan Kefarmasian yang digelar di Kota Semarang. Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mengatakan kehadiran platform tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, transparan, dan berbasis teknologi.

Menurut Handi, masyarakat selama ini masih menghadapi kendala dalam memperoleh informasi mengenai ketersediaan obat maupun lokasi apotek yang menyediakan layanan tertentu. Tidak sedikit warga yang harus mendatangi beberapa apotek secara bergantian hanya untuk mencari obat yang dibutuhkan.

Melalui Pharma City, proses tersebut diharapkan menjadi lebih sederhana. Warga cukup mengakses satu platform untuk mengetahui lokasi apotek terdekat, mengecek stok obat yang tersedia, sekaligus memperoleh informasi layanan kefarmasian lainnya.

“Pelayanan kesehatan harus semakin dekat dengan masyarakat. Dengan adanya Pharma City, masyarakat tidak lagi bergantung pada informasi dari mulut ke mulut atau harus berkeliling mencari obat. Semua informasi dapat diakses dengan lebih cepat sehingga pelayanan kesehatan menjadi lebih efektif,” ujar Handi.

BeritaTerkait

HUT ke-81 RI di Semarang Dimeriahkan Beragam Promo, Tarif BRT Diskon hingga Cek Kesehatan Gratis

ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

Menag Sebut Kepemimpinan Prabowo Berada di Jalur Tepat, Ajak Masyarakat Bersyukur di Tengah Tantangan Global

Ia menjelaskan, sebelum platform ini diluncurkan, data pelayanan kefarmasian masih tersebar di berbagai fasilitas kesehatan dan belum terintegrasi secara optimal. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan proses pengawasan sekaligus membatasi akses masyarakat terhadap informasi yang dibutuhkan.

Kini, sebanyak 445 apotek yang beroperasi di Kota Semarang telah terhubung dalam sistem Pharma City. Integrasi tersebut memungkinkan pemerintah memperoleh data pelayanan kefarmasian secara lebih akurat sekaligus menghadirkan informasi yang lebih lengkap bagi masyarakat.

Selain memberikan kemudahan bagi warga, platform digital ini juga mendukung proses pelaporan dan pemantauan layanan kefarmasian. Data yang terkumpul nantinya dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan kesehatan, termasuk evaluasi distribusi obat dan peningkatan kualitas pelayanan farmasi di Kota Semarang.

Pemkot Semarang menilai digitalisasi menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Di sektor kesehatan, pemanfaatan teknologi diharapkan tidak hanya mempercepat akses informasi, tetapi juga memperkuat koordinasi antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan tenaga kefarmasian.

Dalam mendukung implementasi sistem baru tersebut, pemerintah daerah juga menggelar bimbingan teknis bagi tenaga kefarmasian agar mampu mengoperasikan platform secara optimal. Program ini turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Semarang, organisasi profesi, serta pengelola apotek.

Kolaborasi lintas lembaga tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pelayanan kefarmasian yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Handi menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru, melainkan menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara nyata. Menurutnya, teknologi harus memberikan manfaat langsung melalui pelayanan yang lebih cepat, aman, dan mudah dijangkau.

“Transformasi digital bukan tujuan akhir, tetapi alat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ketika warga lebih mudah memperoleh informasi obat, mendapatkan pelayanan yang aman, dan dilayani dengan cepat, maka manfaat pembangunan benar-benar dapat dirasakan,” katanya.

Melalui peluncuran Pharma City, Pemerintah Kota Semarang berharap pelayanan kefarmasian semakin modern dan terintegrasi. Sistem ini juga diharapkan menjadi model pengembangan layanan kesehatan berbasis digital yang mampu meningkatkan efisiensi birokrasi sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan farmasi di era digital.

Tags: FarmasiKota SemarangPemkot SemarangPharma CitySekda Kota Semarang
Redaksi Pantura Update

Redaksi Pantura Update

BeritaTerkait

HUT ke-81 RI di Semarang Dimeriahkan Beragam Promo, Tarif BRT Diskon hingga Cek Kesehatan Gratis

HUT ke-81 RI di Semarang Dimeriahkan Beragam Promo, Tarif BRT Diskon hingga Cek Kesehatan Gratis

Agustus 1, 2026
ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

Agustus 1, 2026
Menag Sebut Kepemimpinan Prabowo Berada di Jalur Tepat, Ajak Masyarakat Bersyukur di Tengah Tantangan Global

Menag Sebut Kepemimpinan Prabowo Berada di Jalur Tepat, Ajak Masyarakat Bersyukur di Tengah Tantangan Global

Agustus 1, 2026
Load More
Next Post
Wagub Jateng Dorong Pendidikan Vokasi Diperkenalkan Sejak SMP agar Siswa Lebih Siap Hadapi Dunia Kerja

Wagub Jateng Dorong Pendidikan Vokasi Diperkenalkan Sejak SMP agar Siswa Lebih Siap Hadapi Dunia Kerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BeritaPopuler

  • Muhammad Naoval Ardan bersama Dosen penguji setelah resmi menyandang gelar doktor setelah sukses mempertahankan disertasinya di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang

    Dewan Ustadz Ponpes Al-Amanah Demak Raih Gelar Doktor, Angkat Pemikiran Sosrokartono untuk Pendidikan Karakter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik DPR soal ASN “Absen, Ngopi, Pulang” Tuai Sorotan, Warganet Ramai Minta Legislator Introspeksi

    6 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Leverage dalam Trading Forex dan Cara Menggunakannya dengan Bijak

    13 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa CSMS Menjadi Faktor Penentu Lolos Seleksi Vendor dan Kontraktor

    36 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Turunkan Stunting dan Perkuat Pencegahan Narkoba, Unwahas Terjunkan 671 Mahasiswa KKN di Kendal

    42 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tanggapi Dissenting Opinion Hakim di Kasus Nadiem: Empat Hakim Tetap Nyatakan Bersalah

    21 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy

Copyright ©2026 Pantura Update - All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral

Copyright ©2026 Pantura Update - All rights reserved