• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy
Senin, Agustus 3, 2026
Pantura Update
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
No Result
View All Result
Pantura Update
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
Home Jateng

Pemprov Jateng Dorong Gerakan Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, ASN Diberi Fleksibilitas Jam Kerja

Redaksi Pantura Update by Redaksi Pantura Update
3 minggu ago
in Jateng, Nasional
Pemprov Jateng Dorong Gerakan Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, ASN Diberi Fleksibilitas Jam Kerja
11
SHARES
34
VIEWS

PANTURAUPDATE.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mendorong pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (Gamas) sebagai upaya memperkuat peran ayah dalam pengasuhan anak. Program tersebut dibarengi dengan kebijakan fleksibilitas jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki anak usia sekolah pada awal tahun ajaran 2026/2027.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan kebijakan tersebut diberikan agar para ayah memiliki kesempatan mendampingi anak saat memulai aktivitas belajar di sekolah pada Senin (13/7/2026). Menurutnya, kehadiran orang tua, khususnya ayah, menjadi dukungan moral yang penting bagi anak di hari pertama masuk sekolah.

“Kesejahteraan ASN tidak hanya diukur dari gaji maupun tunjangan. Kesempatan untuk mengantar anak ke sekolah juga merupakan bagian dari kesejahteraan keluarga,” ujar Sumarno saat menghadiri kegiatan di Kabupaten Karanganyar, Jumat (10/7/2026).

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor S/400.13.26/207/2026 tertanggal 17 Juni 2026 yang mengatur pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (Gemar) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (Gamas).

Melalui surat edaran itu, pemerintah daerah mengajak para ayah untuk lebih aktif terlibat dalam berbagai momen penting pendidikan anak. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan emosional antara orang tua dan anak sejak usia dini.

BeritaTerkait

HUT ke-81 RI di Semarang Dimeriahkan Beragam Promo, Tarif BRT Diskon hingga Cek Kesehatan Gratis

ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

Menag Sebut Kepemimpinan Prabowo Berada di Jalur Tepat, Ajak Masyarakat Bersyukur di Tengah Tantangan Global

Sumarno menilai, momen mengantar anak ke sekolah merupakan pengalaman berharga yang tidak akan terulang ketika anak beranjak dewasa. Karena itu, ia mengimbau para ASN memanfaatkan kebijakan yang telah diberikan untuk mendampingi anak pada hari pertama sekolah.

Menurutnya, ketika anak memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, biasanya mereka mulai mandiri dan tidak lagi didampingi orang tua saat berangkat ke sekolah. Oleh sebab itu, kesempatan ketika anak masih berada di usia dini menjadi waktu yang tepat untuk membangun kedekatan dalam keluarga.

Selain memberikan fleksibilitas waktu kerja, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyesuaikan sejumlah agenda kedinasan pada hari pertama sekolah. Jadwal apel pagi, misalnya, dapat diundur agar tidak menghambat ASN yang ingin mengantar anaknya terlebih dahulu sebelum menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

“Kami berharap minimal pada hari pertama sekolah para ASN dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengantar anak-anak mereka. Apabila ada kegiatan seperti apel, waktunya bisa disesuaikan setelah para pegawai selesai mendampingi anak ke sekolah,” kata Sumarno.

Program Gamas menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam membangun keluarga yang lebih harmonis sekaligus meningkatkan keterlibatan ayah dalam proses tumbuh kembang anak. Selama ini, peran pengasuhan kerap lebih banyak melekat pada ibu, padahal kehadiran ayah juga memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan psikologis maupun kepercayaan diri anak.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap budaya keterlibatan ayah dalam kehidupan sehari-hari anak semakin tumbuh, tidak hanya pada momen hari pertama sekolah, tetapi juga dalam aktivitas pendidikan lainnya. Kehadiran orang tua dinilai mampu memberikan rasa aman, semangat, serta motivasi bagi anak untuk menjalani proses belajar di lingkungan sekolah.

Dengan dukungan kebijakan yang berpihak pada keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah dapat menjadi contoh praktik baik yang menginspirasi daerah lain dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui dunia pendidikan.

Tags: Ayah antar anak sekolahGamasGerakan Ayah Mengantar Anak SekolahPemprov Jateng
Redaksi Pantura Update

Redaksi Pantura Update

BeritaTerkait

HUT ke-81 RI di Semarang Dimeriahkan Beragam Promo, Tarif BRT Diskon hingga Cek Kesehatan Gratis

HUT ke-81 RI di Semarang Dimeriahkan Beragam Promo, Tarif BRT Diskon hingga Cek Kesehatan Gratis

Agustus 1, 2026
ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

ATR/BPN Terapkan Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026

Agustus 1, 2026
Menag Sebut Kepemimpinan Prabowo Berada di Jalur Tepat, Ajak Masyarakat Bersyukur di Tengah Tantangan Global

Menag Sebut Kepemimpinan Prabowo Berada di Jalur Tepat, Ajak Masyarakat Bersyukur di Tengah Tantangan Global

Agustus 1, 2026
Load More
Next Post
Piala Dunia 2026: Gol Jude Bellingham ke Gawang Norwegia Kembali Diperdebatkan, Rekonstruksi 3D Jadi Sorotan

Piala Dunia 2026: Gol Jude Bellingham ke Gawang Norwegia Kembali Diperdebatkan, Rekonstruksi 3D Jadi Sorotan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BeritaPopuler

  • Muhammad Naoval Ardan bersama Dosen penguji setelah resmi menyandang gelar doktor setelah sukses mempertahankan disertasinya di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang

    Dewan Ustadz Ponpes Al-Amanah Demak Raih Gelar Doktor, Angkat Pemikiran Sosrokartono untuk Pendidikan Karakter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik DPR soal ASN “Absen, Ngopi, Pulang” Tuai Sorotan, Warganet Ramai Minta Legislator Introspeksi

    6 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Leverage dalam Trading Forex dan Cara Menggunakannya dengan Bijak

    13 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa CSMS Menjadi Faktor Penentu Lolos Seleksi Vendor dan Kontraktor

    36 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Turunkan Stunting dan Perkuat Pencegahan Narkoba, Unwahas Terjunkan 671 Mahasiswa KKN di Kendal

    42 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tanggapi Dissenting Opinion Hakim di Kasus Nadiem: Empat Hakim Tetap Nyatakan Bersalah

    21 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy

Copyright ©2026 Pantura Update - All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral

Copyright ©2026 Pantura Update - All rights reserved