• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy
Jumat, September 18, 2026
Pantura Update
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
No Result
View All Result
Pantura Update
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral
Home Jateng

Wali Kota Semarang Agustina Rotasi 47 Pejabat, Penguatan Organisasi Jadi Fokus

Redaksi Pantura Update by Redaksi Pantura Update
2 bulan ago
in Jateng
Wali Kota Semarang Agustina Rotasi 47 Pejabat, Penguatan Organisasi Jadi Fokus

Walikota Semarang, Agustina Wilujeng melantik dan mengambil sumpah jabatan 47 pejabat administrator, pengawas, dan pimpinan tinggi pratama di Ruang Loka Krida, Balai Kota Semarang, Rabu (8/7/2026).

41
SHARES
89
VIEWS

PANTURAUPDATE.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 47 pejabat administrator, pengawas, dan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkot Semarang. Pelantikan berlangsung di Ruang Loka Krida, Balai Kota Semarang, Rabu (8/7/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi pemerintahan melalui rotasi dan promosi jabatan.

Rotasi tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi, mengisi jabatan yang kosong akibat pensiun, sekaligus meningkatkan efektivitas kinerja perangkat daerah. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi penataan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Semarang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar memindahkan pegawai dari satu posisi ke posisi lainnya. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari pengelolaan SDM yang sehat agar roda pemerintahan mampu berjalan lebih dinamis, produktif, dan adaptif terhadap berbagai tantangan pembangunan.

“Rotasi bukan sekadar memindahkan orang dari satu jabatan ke jabatan lain, tetapi bagian dari pengelolaan SDM yang sehat agar organisasi terus bergerak dinamis, produktif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan,” ujar Agustina.

Ia memastikan tidak ada pejabat yang mengalami penurunan jabatan dalam pelantikan kali ini. Sebagian besar pejabat memperoleh promosi, sementara lainnya bergeser pada jenjang yang sama untuk memperkuat struktur organisasi di masing-masing perangkat daerah.

BeritaTerkait

Tabebuya Bermekaran di Semarang, Jalan Madukoro Disulap Jadi Spot ‘Nge-Jepang’

Perbedaan Pura Mangkunegaran dan Keraton Solo, Mengapa Ada Dua Istana di Surakarta?

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Kini Bisa Jadi Sumber Dana QRIS

Agustina juga menekankan bahwa penataan SDM akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan organisasi. Seluruh proses rotasi, kata dia, dilaksanakan dengan mengacu pada sistem merit yang mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, hingga persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Semua proses dilakukan sesuai aturan. Setiap rotasi harus memperoleh persetujuan BKN. Ini menjadi bentuk komitmen kami bahwa pengelolaan ASN di Kota Semarang berlangsung secara profesional, objektif, dan akuntabel,” katanya.

Selain melakukan penyegaran jabatan, Pemkot Semarang juga tengah menyiapkan skema tambahan penghasilan pegawai berbasis pencapaian kinerja perangkat daerah. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong budaya kerja yang lebih kompetitif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami ingin membangun budaya kerja yang memberikan penghargaan kepada mereka yang mampu mencapai target. Ke depan, setiap capaian kinerja akan mendapatkan apresiasi melalui tambahan tunjangan sehingga birokrasi semakin produktif dan pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas,” ungkap Agustina.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono, menjelaskan bahwa dari total 47 pejabat yang dilantik, terdiri atas tiga pejabat pimpinan tinggi pratama yang dimutasi, dua pejabat administrator yang dipromosikan menjadi pimpinan tinggi pratama, 20 pejabat administrator yang menjalani promosi maupun mutasi, serta 22 pejabat pengawas yang dimutasi.

Menurut Joko, seluruh pejabat yang dilantik telah melewati tahapan administrasi, penilaian kompetensi, hingga memperoleh persetujuan teknis dari BKN sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa proses tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga profesionalisme dalam pengisian jabatan di lingkungan pemerintahan.

“Kami terus menyiapkan kaderisasi kepemimpinan secara berkelanjutan. Jabatan tidak bisa diisi secara instan, tetapi melalui proses pembinaan dan uji kompetensi sehingga yang terpilih benar-benar sesuai kebutuhan organisasi,” ujarnya.

Melalui rotasi dan promosi ini, Pemkot Semarang berharap mampu membangun birokrasi yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Penataan organisasi juga diharapkan dapat mempercepat pencapaian program pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah daerah.

Tags: Agustina WilujengKota SemarangPemkot SemarangRotasi Pejabat
Redaksi Pantura Update

Redaksi Pantura Update

BeritaTerkait

Tabebuya Bermekaran di Semarang, Jalan Madukoro Disulap Jadi Spot 'Nge-Jepang'

Tabebuya Bermekaran di Semarang, Jalan Madukoro Disulap Jadi Spot ‘Nge-Jepang’

Agustus 17, 2026
Perbedaan Pura Mangkunegaran dan Keraton Solo, Mengapa Ada Dua Istana di Surakarta?

Perbedaan Pura Mangkunegaran dan Keraton Solo, Mengapa Ada Dua Istana di Surakarta?

Agustus 17, 2026
BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Kini Bisa Jadi Sumber Dana QRIS

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Kini Bisa Jadi Sumber Dana QRIS

Agustus 17, 2026
Load More
Next Post
Antisipasi Kebakaran di Musim Kemarau, Damkar Semarang Mulai Penyiraman Rutin di TPA Jatibarang

Antisipasi Kebakaran di Musim Kemarau, Damkar Semarang Mulai Penyiraman Rutin di TPA Jatibarang

BeritaPopuler

  • Kenapa Sultan Yogyakarta Tidak Melewati Plengkung Gading? Ternyata Ini Sejarah dan Makna di Baliknya

    Kenapa Sultan Yogyakarta Tidak Melewati Plengkung Gading? Ternyata Ini Sejarah dan Makna di Baliknya

    77 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BCA Tebar Dividen Interim Rp 3,07 Triliun, Ini Jadwal Pembayarannya

    43 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arsenal Hancurkan Man City 3-0, The Gunners Juara Community Shield 2026

    241 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy

Copyright ©2026 Pantura Update - All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jateng
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Loker
  • Opini
  • Viral

Copyright ©2026 Pantura Update - All rights reserved